Tidak seorang pun di dunia ini yang dapat secara langsung melihat partikel O2 yang terkandung dalam udara yang kita hirup sehari-hari. Tetapi udara dapat kita rasakan disaat angin berhembus menyapu kulit. Begitu pula dengan Tuhan.
Mari kita tinjau secara ilmiah! Dr. Francis Crikc adalah seorang penemu DNA dan dengan penemuan tersebut ia mendapatkan Nobel. Struktur double-helix tersebut menyimpan informasi genetik dengan struktur molekul yang sangat rumit. Apakah DNA muncul tiba-tiba? Para ilmuwan yang atheis percaya bahwa segala sesuatu bisa terjadi jika ada waktu. Dr. Crick lalu melakukan penelitian terhadap DNA dengan menyertakan variabel-variabel yang mendukung. Ternyata ia menemukan bahwa molekul DNA bisa terbentuk jika berevolusi selama 4,5 miliar tahun. Dan, umur bumi menurut kalkulasi, juga ±4,5 miliar tahun. Berarti, molekul DNA yang ada pada manusia saat ini, bisa terbentuk setelah melewati jangka waktu 4,5 miliar tahun – Itu baru MOLEKUL. Bagaimana DNA tersusun menjadi tubuh manusia yang sempurna pasti lain lagi ceritanya. Sangat tidak mungkin tiba-tiba dalam jangka waktu beberapa hari DNA bisa langsung tersusun menjadi individu yang sempurna. Berarti ada sebuah kekuatan lain yang tak terbatas yang menyebabkan hal ini terjadi.
Memang manusia lebih mempercayai sesuatu yang dilihat secara langsung. Tetapi apakah lebihnya jika semua orang pun dapat berbuat hal yang sama. Mempercayai apa yang tidak kita lihat adalah bukti iman kita. Kita tidak dapat melihat kehadiran-Nya, tetapi kita dapat merasakannya. Hidup kita yang penuh dengan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri merupakan tanda-tanda kehadiran Yesus dalam hidup kita. Keraguan memang sering mengisi hati kita, tetapi jangan sampai menguasai kita. Ketika kita mulai ragu ucapkanlah “..Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!”.
![Drop Crown.. [ Explore #1 ] Drop Crown.. [ Explore #1 ]](http://static.flickr.com/4059/4231438863_17461115ac_t.jpg)
